Kampung Literasi Kaliurang kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat melalui Kelas Wirausaha: Menjadi Barista Pemula dengan Metode Manual Brew. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan literasi masyarakat, khususnya dalam bidang kewirausahaan, keterampilan, dan perkopian.
Kelas wirausaha tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 14.00–17.00 WIB, bertempat di The Jannah Institute, Kaliurang Cluster B4, Lingkungan Krajan Timur, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi pelajar jenjang SMP hingga SMA dan dapat diikuti secara gratis.
Mengenal Dunia Kopi melalui Metode Manual Brew
Kopi saat ini tidak hanya menjadi minuman yang digemari masyarakat, tetapi juga telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan peluang usaha. Kehadiran berbagai kedai kopi membuat profesi barista semakin dikenal, terutama di kalangan generasi muda.
Melihat peluang tersebut, Kampung Literasi Kaliurang menghadirkan kelas barista sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Peserta tidak hanya diajak menikmati kopi, tetapi juga diperkenalkan dengan pengetahuan dasar mengenai dunia perkopian dan cara menyajikan kopi menggunakan metode manual brew.
Metode manual brew merupakan teknik menyeduh kopi dengan mengandalkan proses dan keterampilan tangan, tanpa menggunakan mesin espresso sebagai alat utama. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal lebih dekat proses penyeduhan kopi sekaligus memahami bahwa sebuah keterampilan sederhana dapat dikembangkan menjadi peluang kewirausahaan.
Belajar dari Pelaku UMKM
Salah satu hal menarik dalam kegiatan ini adalah keterlibatan pelaku UMKM sebagai pemateri. Pengetahuan dasar mengenai perkopian dibagikan dengan suasana santai, sehingga peserta dapat belajar sekaligus berdiskusi secara langsung.
Kegiatan tersebut menghadirkan pemilik @ruanganseduh, yang juga merupakan salah satu UMKM binaan @thejannahins.library. Pengalaman pelaku usaha menjadi nilai tambah bagi peserta karena materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berkaitan dengan pengalaman nyata dalam menjalankan usaha.
Peserta dapat melihat bahwa dunia kopi memiliki berbagai sisi yang dapat dipelajari, mulai dari mengenal bahan, memahami proses penyeduhan, hingga melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan dari keterampilan tersebut.
Mengapa Kelas Barista Penting bagi Pelajar?
Kegiatan seperti kelas barista memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar mengajarkan cara membuat kopi. Bagi pelajar, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengenal keterampilan praktis sejak dini.
Literasi tidak selalu berarti membaca buku. Literasi juga dapat diwujudkan melalui kemampuan memahami informasi, mengembangkan keterampilan, berpikir kreatif, dan melihat peluang di lingkungan sekitar. Dalam konteks tersebut, kelas barista menjadi salah satu bentuk literasi kewirausahaan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, peserta belajar bahwa sebuah hobi atau ketertarikan dapat dikembangkan menjadi keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Mereka juga dapat belajar tentang pentingnya ketelitian, kreativitas, komunikasi, pelayanan, dan keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru.
Siapa Saja yang Terlibat?
Kelas ini diselenggarakan oleh Kampung Literasi Kaliurang dengan dukungan dan kolaborasi sejumlah pihak. Kegiatan juga melibatkan The Jannah Institute serta jejaring mitra yang mendukung pelaksanaan program literasi dan kewirausahaan.
Peserta kegiatan adalah pelajar SMP–SMA yang memiliki ketertarikan untuk mengenal dunia kopi dan keterampilan menjadi barista pemula. Dengan format belajar yang santai dan interaktif, kegiatan diharapkan dapat menjadi pengalaman baru sekaligus membuka wawasan peserta mengenai peluang kewirausahaan.
Bagaimana Kegiatan Ini Memberikan Pengalaman Baru?
Kelas barista dikemas sebagai kegiatan belajar yang tidak kaku. Peserta dapat mengenal dasar-dasar perkopian sambil berinteraksi dengan pemateri dan mencoba memahami proses manual brew.
Suasana belajar yang menyenangkan menjadi salah satu kekuatan kegiatan Kampung Literasi Kaliurang. Peserta yang sebelumnya mungkin hanya menikmati kopi di berbagai tempat dapat melihat proses di balik secangkir kopi. Dari sana, mereka diajak untuk lebih menghargai proses, keterampilan, dan kreativitas yang diperlukan dalam menghasilkan sebuah sajian kopi.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa ruang literasi dapat hadir dalam berbagai bentuk. Tidak harus selalu berlangsung di ruang kelas dengan buku sebagai satu-satunya sumber belajar. Literasi dapat tumbuh melalui praktik, diskusi, pengalaman, dan kolaborasi dengan masyarakat.
Membangun Semangat Wirausaha Sejak Dini
Kegiatan Kelas Wirausaha: Menjadi Barista Pemula dengan Metode Manual Brew diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan berwirausaha di kalangan generasi muda. Dengan mengenalkan keterampilan praktis sejak usia sekolah, peserta memiliki kesempatan untuk menemukan minat dan potensi yang mungkin belum mereka sadari sebelumnya.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi contoh bahwa kolaborasi antara komunitas literasi, lembaga pendidikan, dan pelaku UMKM dapat menciptakan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan keterampilan.
Kampung Literasi Kaliurang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang menghubungkan literasi, kreativitas, keterampilan, dan kewirausahaan. Melalui berbagai agenda tersebut, masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan semakin memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman nyata dan menemukan inspirasi baru.
Pada akhirnya, secangkir kopi bukan hanya tentang rasa. Di balik proses pembuatannya terdapat pengetahuan, keterampilan, kreativitas, ketekunan, dan peluang usaha. Dari sebuah kelas sederhana, semangat belajar dan keberanian untuk mencoba dapat tumbuh menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih mandiri dan kreatif.
Membaca hari ini, menginspirasi esok nanti.
0 Komentar